Lewati ke konten utama
← Kembali ke Tools · EKONOMI & KEBIJAKAN PUBLIK

Kalkulator Pajak Penghasilan Multi-Negara G20

Simulasi komparatif tarif pajak penghasilan efektif, lapisan braket progresif, batas bebas pajak (PTKP/Allowances), dan potongan jaminan sosial di 21 yurisdiksi kekuatan ekonomi G20 & kawasan.

Panduan Pajak Indonesia→
Wilayah: Asia Tenggara (ASEAN)

Perbandingan Kebijakan Serupa: Indonesia & Singapura

Indonesia menganut ambang batas PTKP dan 5 braket progresif (5%-35%), sedangkan Singapura menerapkan pajak teritorial rendah yang ditopang tabungan wajib CPF.

📖
Panduan Fiskal RI· Riset Mendalam

Panduan Komprehensif Pajak Penghasilan Indonesia: Membedah PPh 21, Ambang PTKP, dan Potongan BPJS

Penjelasan mendalam UU HPP No. 7/2021, skema TER PP 58/2023, batas PTKP Rp 54 juta, pengurang biaya jabatan, dan potongan iuran BPJS Ketenagakerjaan.

Baca Panduan→
Masukkan nominal gaji tanpa khawatir tanda baca atau format ribuan
Rp
Terbilang: 180 Juta Rupiah (per tahun)Setara Tahunan: Rp 180.000.000
Preset Cepat:

Berdasarkan UU HPP & PMK No. 101/PMK.010/2016

💡Memahami Batas PTKP vs Batas Braket Rp 60 Juta:

Berdasarkan UU HPP No. 7/2021 & PMK No. 101/PMK.010/2016, besaran PTKP resmi adalah Rp 54 Juta/tahun (TK/0) dan Rp 58,5 Juta/tahun (K/0). Adapun angka Rp 60 Juta/tahun yang sering disebut di publik adalah batas atas Lapisan 1 Tarif 5% Penghasilan Kena Pajak (PKP) menurut Pasal 17 UU HPP (naik dari Rp 50 Juta di UU PPh lama), bukan PTKP.

Namun bagi pekerja berstatus menikah (K/0) bergaji bruto Rp 60 Juta/tahun (Rp 5 Juta/bulan), setelah dikurangi Biaya Jabatan (5%) dan iuran BPJS TK (3%), penghasilan netonya berada di bawah PTKP K/0, sehingga pajaknya menjadi Rp 0 (Nihil).

Simulasi Iuran Tapera (2,5% Pekerja)

Sesuai PP No. 21/2024 tentang Tabungan Perumahan Rakyat

Komposisi Retensi Penghasilan & Beban Statuter

Diagram Proporsi Sisi Klien
90.4%Gaji Bersih
Gaji Bersih
90.4%
Pajak Nasional
6.1%
Dana Pensiun
2.7%
Asuransi Kesehatan
0.8%
Gaji Bersih (Tahunan)
Rp162.691.685
Bulanan: Rp 13.557.640
Pajak Penghasilan Total
Rp11.063.239
Bulanan: Rp 921.937
Pensiun, Kesehatan & Sosial
Rp6.245.076
Bulanan: Rp 520.423
Tarif Efektif vs Beban Riil
6.15%
Beban Total: 9.6%

Tingkatan Lapisan Braket (Indonesia)

Sistem: Progresif · Penghasilan Kena Pajak: Rp 113.754.924

Tarif Marjinal: 15.0%
5%Braket 1 (s.d. 60 Jt)(0 - 60 Jt)
Kena Pajak: Rp 60.000.000Pajak: Rp 3.000.000
15%Braket 2 (60 Jt - 250 Jt)(60 Jt - 250 Jt)
Kena Pajak: Rp 53.754.924Pajak: Rp 8.063.239
25%Braket 3 (250 Jt - 500 Jt)(250 Jt - 500 Jt)
Kena Pajak: Rp 0Pajak: Rp 0
30%Braket 4 (500 Jt - 5 Miliar)(500 Jt - 5 M)
Kena Pajak: Rp 0Pajak: Rp 0
35%Braket 5 (> 5 Miliar)(> 5 M)
Kena Pajak: Rp 0Pajak: Rp 0

Rincian Potongan Gaji Statuter Wajib

PTKP (TK/0)Rp 54.000.000

Batas penghasilan tidak kena pajak setahun

Biaya Jabatan StatuterRp 6.000.000

Potongan pengurang 5% (maks. Rp 6 Juta/tahun)

BPJS Ketenagakerjaan (JHT 2% + JP 1%)Rp 4.805.076

Iuran tabungan hari tua dan pensiun pekerja

BPJS Kesehatan (1%)Rp 1.440.000

Iuran jaminan kesehatan pekerja (maks plafon Rp 12 Jt/bln)

Struktur Pajak Daerah & Iuran Perumahan

Pajak DaerahTidak Ada Pajak Penghasilan Daerah

PPh 21 sepenuhnya dipungut pemerintah pusat (DJP Kemenkeu). Daerah tidak memungut pajak penghasilan.

Iuran PerumahanWajib / Ada Skema Khusus

Wacana Tapera (PP No. 21/2024): Iuran 2,5% pekerja + 0,5% pemberi kerja untuk pembiayaan rumah rakyat.

Dasar Hukum: UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP) No. 7/2021 & PP No. 58/2023 (TER PPh 21).
Panduan Fiskal RIPanduan Khusus Indonesia

Panduan Komprehensif Pajak Penghasilan Indonesia: Membedah PPh 21, Ambang PTKP, dan Potongan BPJS

Penjelasan mendalam UU HPP No. 7/2021, skema TER PP 58/2023, batas PTKP Rp 54 juta, pengurang biaya jabatan, dan potongan iuran BPJS Ketenagakerjaan.

Lihat juga perbandingan makro:Anatomi Pajak 21 Negara G20 & Kawasan →
Baca Panduan Indonesia→

Metodologi dan Prinsip Komparasi Pajak Internasional

Beban fiskal seorang pekerja tidak semata-mata ditentukan oleh tarif marjinal tertinggi (top statutory rate), melainkan oleh kombinasi dari ambang batas bebas pajak (tax-free threshold atau PTKP), lapisan braket progresif, serta iuran jaminan sosial wajib (seperti BPJS Ketenagakerjaan di Indonesia, CPF di Singapura, FICA di Amerika Serikat, Shakai Hoken di Jepang, dan National Insurance di Inggris).

Kalkulator ini mensimulasikan penghasilan pekerja tetap (resident individual taxpayer) untuk tahun pajak 2024–2026. Nilai tukar antar-mata uang mengacu pada kurs patokan rata-rata global untuk memberikan gambaran komparasi daya beli dan retensi penghasilan bersih riil (net take-home pay).

Catatan Kepatuhan Regulasi:

Perhitungan ini adalah simulasi edukatif berdasarkan regulasi perpajakan yang dipublikasikan secara resmi oleh masing-masing otoritas fiskal (DJP Kemenkeu RI, IRAS Singapura, IRS Amerika Serikat, NTA Jepang, ATO Australia, HMRC Britania Raya, dan BMF Jerman). Pajak riil Anda dapat dipengaruhi oleh pemotongan kredit pajak keluarga tambahan, iuran sukarela, atau perjanjian penghindaran pajak berganda (P3B/Tax Treaty).

Koleksi Riset & Panduan Pajak Mendalam SEMAKNA

Editorial Terverifikasi

Topik Paling Dicari

Buka Semua Arsip →
Gunakan panah ↑ ↓ & Enter untuk membuka Jelajahi Indeks Artikel
SEMAKNA ● Open Knowledge

Inisiatif Pengetahuan Terbuka untuk Indonesia

Semakna hadir tanpa dinding berbayar (paywall), tanpa iklan agresif, dan tanpa algoritma pemecah perhatian. Seluruh liputan mendalam, data riset, dan esai kami bebas diakses demi mencerdaskan nalar publik.

Buletin Terbuka Mingguan

Dapatkan ringkasan esai dan analisis pilihan redaksi setiap akhir pekan langsung di surel Anda — gratis tanpa biaya.

Dukungan Sukarela (Patron Publik) Opsional

Bagi individu atau lembaga yang ingin mendukung keberlanjutan riset jurnalisme independen tanpa intervensi komersial, program dukungan sukarela kami terbuka.

SEMAKNA